Apa itu Website, Domain, dan Hosting ? (bagian kedua)

domain hosting website
Apa itu Website, Domain, dan Hosting ? (bagian kedua)

Pada artikel sebelumnya, Apa itu Website, Domain, dan Hosting ? (bagian pertama) , Saya sudah membahas mengenai apa itu Website dan berbagai jenis website yang ada saat ini.

Sekarang mari kita mengenal dua hal yang berkaitan erat dengan membuat sebuah website.

Jika Anda akan membuat sebuah website, Anda harus mempunyai domain dan hosting.

Serba-serbi Domain

Domain adalah nama dari website Anda. Jika kita mengibaratkan membangun sebuah website seperti membangun rumah, maka domain adalah alamat rumah Anda.

Saat seseorang ditanyai, “Di manakah rumah Pak Andi ?”

Maka orang yang mengetahui letak rumah Pak Andi akan spontan menjawab, “Oh, itu di Jalan Maju Jaya No.5”.

Orang tersebut menyebutkan alamat rumah Pak Andi saat ditanya letak atau posisi rumah Pak Andi.

Analogi yang sama juga berlaku di dunia online, saat seseorang menanyakan apakah alamat Google ? Orang akan menjawab google.com atau google.co.id . Jawaban alamat di internet inilah yang disebut dengan domain.

Untuk mendapatkan nama domain, Anda harus membelinya / menyewanya selama 1 tahun dari perusahaan penyedia nama domain.

Hal yang pertama harus Anda pastikan adalah apakah nama domain yang Anda mau tersedia atau tidak. Trik dari kami adalah coba kunjungi namecheckr.com lalu ketikkan rencana nama domain yang ingin Anda beli.

namecheckr.com
namecheckr.com

Namecheckr juga mengecek ketersediaan nama serupa di website atau media yang lain seperti facebook, twitter, instagram, dan lain-lain. Situs-situs yang bertanda checklist berarti namanya tersedia atau bisa dipakai, tapi di situs-situs yang bertanda forbidden (dilarang) artinya nama tersebut sudah dipakai orang.

Selain di namecheckr.com , banyak situs serupa yang menyediakan layanan untuk pengecekan ketersediaan nama domain, misal namecheck.com . Pengecekan ini juga bisa Anda lakukan di situs perusahaan penjual nama domain seperti namecheap.com atau godaddy.com .

Saran dari Saya pilihlah nama domain dengan extension (bagian belakang) .com , .net , .org . Tiga extension ini populer di dunia online, terutama .com . Banyak orang yang masih berpikir bahwa situs yang bonafid itu diakhiri dengan akhiran .com . Jadi jika .com masih tersedia, pilihlah itu untuk meningkatkan kredibilitas atau nilai situs Anda diminta pengunjung.

Nama domain ini dapat Anda gunakan selama satu tahun. Setelah setahun Anda harus melakukan registrasi ulang dan pembayaran sewa nama domain untuk satu tahun berikutnya. Biasanya untuk tahun pertama, para penyedia nama domain memberikan diskon untuk pembelian domain, untuk tahun berikutnya Anda harus bayar dengan harga normal.

Harga nama domain bervariasi, biasanya di kisaran $10-$12 (anggap saja $10 = Rp 140.000 atau Rp 14.000 untuk 1 Dollarnya) untuk domain-domain .com , .net , .org. Harga untuk tiga extension ini memang cenderung paling mahal karena banyak yang menginginkannya (demand yang tinggi). Tiga extension ini punya kredibilitas yang baik dan sudah cukup tenar di dunia online.

Harga nama domain yang lain seperti .xyz , .site , io lebih murah.

Penjelasan Tentang Hosting

Jika nama domain adalah alamat rumahnya. Maka hosting adalah tanah tempat bangunan rumah Anda berdiri.

Hosting ini adalah tempat Anda meletakkan domain-domain Anda.

Jadi satu hosting bisa diisi banyak domain, selama kapasitas hostingnya masih ada. Jika data yang Anda masukkan ke website-website Anda sudah melebihi kapasitas, maka website-website Anda akan menurun kinerjanya, jadi lebih lambat saat dibuka. Anda bisa menghubungi admin perusahaan penyedia hosting untuk meningkatkan kapasitas hosting Anda dengan biasanya menambah sejumlah uang tentunya.

Saat ini sudah banyak penyedia hosting yang cukup berkualitas baik di dalam dan luar negeri. Mereka berlomba-lomba memberikan paket menarik dengan berbagai fitur dan harga bersaing. Silakan dipelajari dan dipilih sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika Anda masih pemula dan berencana untuk membuat situs sederhana carilah paket pemula yang murah dengan fitur yang cukup, namun jika Anda membutuhkan hosting dengan kualitas terbaik untuk bisnis Anda dengan fitur terkini tentu saja harganya bisa sangat mahal.

Sebelum membandingkan berbagai paket dari banyak perusahaan penyedia layanan hosting, Anda harus memahami kebutuhan Anda dulu. Saya memahami bahwa mengetahui apa kebutuhan Anda memang terkadang tidak mudah. Sebaiknya Anda fokus pada apa yang menjadi prioritas Anda. Sebagai alat untuk membantu Anda, berikut ini ada daftar pertanyaan yang bisa Anda jadikan patokan.

  • Apa Platform yang akan Anda pakai untuk membuat website? (wordpress, joomla, dsb)
  • Seperti apa konten (isi) website Anda nanti? (Apakah akan lebih banyak video, konten gambar dengan resolusi tinggi, atau gambar animasi , hanya tulisan biasa, atau lainnya)
  • Dari mana pengunjung website Anda akan datang (sumber trafik website)?
  • Apakah Anda akan sering memerlukan backup data?
  • Apa saja layanan tambahan (fitur lain) yang Anda butuhkan? misalnya : Jumlah Addon Domain atau Email Hosting.
  • Apakah Anda membutuhkan support 24 jam, live chat dan telepon, atau sudah cukup hanya dengan melalui email ?
Baca juga :   Apa itu Website, Domain, dan Hosting ? (bagian pertama)

Setelah Anda menjawabnya, silakan Anda perhatikan beberapa hal berikut untuk membantu Anda dalam menentukan hosting mana yang paling pas dengan kebutuhan Anda :

1  .  Tipe web hosting

Ada 4 tipe web hosting yaitu : shared hosting, VPS, dedicated hosting dan cloud hosting.

cloud hosting >> (lebih baik) dedicated hosting  >> VPS >> shared hosting

Dari 4 tipe web hosting ini yang paling murah dan sederhana adalah shared hosting, sedangkan yang paling canggih dan memiliki fitur terhebat adalah cloud hosting. Semakin ke kiri, sesuai tingkatan kualitasnya tentu harga layanannya semakin tinggi.

Jika Anda masih pemula Saya sarankan pilihlah yang shared hosting ini saja dulu.

Anda dapat meningkatkan ke paket yang lebih tinggi kapan pun Anda membutuhkannya dengan cara menghubungi admin perusahaan hosting.

2  .  Bandwith dan Kapasitas Data yang Dapat Dikirimkan ke Pengunjung Website

Bandwith adalah ukuran banyaknya data yang dapat dikirimkan server web hosting Anda ke komputer pengunjung website.

Sebagai contoh, misalkan website Anda punya 10 halaman, satu halaman website rata-rata memuat 100kb data (dalam bentuk tulisan, gambar, program, dan sebagainya).

Website Anda memiliki statistik 10 pengunjung / 10 halaman yang dilihat setiap hari (ada 10 kunjungan ke 10 halaman secara acak, jadi bisa saja pengunjung A melihat halaman 1, pengunjung B melihat halaman 2).

Maka untuk 1 bulan Anda membutuhkan bandwith : 10 kunjungan x 100kb rata-rata ukuran 1 halaman website x 30 hari = 30.000 kB = 30 MB

 

Anda mungkin pusing dengan perhitungan bandwith ini. Tapi jangan khawatir saat ini banyak perusahaan hosting yang mempromosikan paket unlimited bandwith.

Unlimited bandwith ini sebenarnya tidak benar-benar unlimited, tentu saja ada batasannya. Tapi mereka menyediakan bandwith yang sangat besar yang diyakini akan jauh melebihi kebutuhan Anda setiap bulannya.

3  .  Disk Space / Storage / Tempat Penyimpanan Data

Disk Space adalah besarnya tempat penyimpanan data di dalam web hosting Anda.

Jika paket web hosting yang Anda pilih memiliki disk space 1 GB, artinya Anda dapat menyimpan data di web hosting tersebut sebanyak 1 GB. Data ini dapat berupa tulisan, gambar, ataupun video.

Saat ini banyak perusahaan web hosting yang membuat promosi bahwa mereka menyediakan unlimited disk space. Sebelum Anda tergiur dengan tawaran ini, Anda harus mengontak Customer Service (CS) untuk memastikan berapa maksimal disk space yang mereka punya sebenarnya. Tidak ada yang unlimited, pasti ada batasannya.

Sebenarnya rata-rata perusahaan web hosting sudah menyediakan disk space yang cukup besar, namun jika Anda ingin membuat penyimpanan data yang luar biasa besar, misalnya : 700 GB video, ya sebaiknya Anda tanyakan dulu ke CS perusahaan web hosting Anda.

4  .  Uptime (Waktu Hidup Server Hosting)

Uptime adalah persentase total waktu server sebuah hosting dapat beroperasi dengan normal (hidup). Biasanya ditulis dalam bentuk persentase : 99%, 98% dan sebagainya.

99 % uptime berarti dari 100% waktu server hosting bekerja (1 hari = 24 jam), 99% waktu web hosting itu hidup, dan 1% waktu web hosting tersebut mati (downtime, ada perbaikan atau kerusakan).

Baca juga :   TANTANGAN SEORANG DROPSHIPPER

Semakin besar uptime (mendekati 100%) semakin bagus sebuah server hosting. Itu artinya server hosting perusahaan ini nyaris sempurna, hidup terus, jarang mati.

Saat sebuah server hosting mati dalam waktu yang lama, website Anda tidak akan bisa dibuka / diakses. Ini mengakibatkan Anda kehilangan pengunjung, reputasi website Anda menjadi turun.

Tidak ada uptime yang 100%, saran Saya gunakan hosting yang memiliki uptime di atas 99.94%.

5  .  Security (Keamanan)

Security sangat penting dalam menjaga data dan operasi website-website Anda.

Walaupun lebih murah tipe hosting : shared hosting dan VPS lebih rentan dari serangan hacker yang mengupload file-file berbahaya untuk membuat kerusakan atau kekacauan pada berbagai website di dalam hosting yang sama.

Shared hosting dan VPS menggunakan satu server hosting untuk beberapa pemilik web hosting. Sedangkan dedicated server dan cloud hosting, satu orang pemilik web hosting memiliki sebuah server khusus untuk dirinya sendiri. Oleh karena itulah, shared hosting dan VPS lebih rentan.

Untuk mencegah ini terjadi, biasanya perusahaan-perusahaan web hosting menawarkan fitur security, seperti : program anti DDOS, anti hacker, anti spammer, backup data hosting, SSL, dan sebagainya.

SSL adalah sebuah metode teknologi keamanan terbaru untuk mengenkripsi komunikasi antara pengguna dengan website Anda secara aman, dapat mencegah penyadapan, dan mampu mencegah pencurian data penting yang dikirimkan ke website.

Banyak web hosting kini telah menyertakan free SSL dalam paketnya.

Saat Anda sedang memilih hosting perhatikan fitur security apa yang ditawarkan perusahaan web hosting.

Selain fitur keamanan dari perusahaan, tentu saja Anda juga wajib memperhatikan keamanan situs Anda dengan membuat password yang baik dan berhati-hati saat memilih plugin yang akan Anda pakai dalam situs Anda.

6.    Kecepatan Situs / Website Speed

Kecepatan Situs sangat penting dalam dunia online. Saat situs Anda lambat (lama saat dibuka, pindah halaman, klik link, memainkan video atau gambar) banyak pengunjung Anda yang tidak sabar dan akan segera menutup website Anda dan tidak akan kembali ke situs Anda.

Anda bisa kehilangan banyak pendapatan / calon customer jika website Anda lambat.

Semakin banyak web hosting yang memfokuskan diri untuk membuat pelayanan website yang sangat cepat. Jadi kecepatan situs ini sangatlah penting.

Server hosting tempat Anda meletakkan website-website Anda memainkan peranan yang besar dalam menentukan seberapa cepat website Anda :

1  .  Posisi atau letak hosting

Jika customer Anda adalah orang Amerika gunakanlah hosting yang berada di Amerika, jika pengunjung website Anda adalah orang Indonesia carilah hosting di Indonesia.

Posisi atau letak geografis server perusahaan web-hosting Anda menyumbang peran yang cukup besar dalam menentukan seberapa cepat website Anda.

2  .  Kualitas hardware dan software perusahaan hosting Anda

Ini bisa dilihat dari apakah web hosting Anda sudah menggunakan SSD atau fitur akselerator web seperti CloudFlare.

7  .  Customer Service Support

Pilihlah hosting yang memiliki layanan customer support yang baik. Kalau bisa pilihlah yang siap sedia 24 jam setiap hari 7 hari dalam seminggu.

Jadi kapan pun Anda butuh dukungan teknis dari perusahaan hosting, Anda bisa segera mendapat solusi.

Anda juga bisa menjadikan fitur layanan live chat dan telepon dari perusahaan web hosting sebagai bahan pertimbangan. Live chat ini memudahkan Anda untuk segera berkomunikasi dengan Customer Service dan mendapatkan dukungan teknis untuk menyelesaikan masalah yang Anda hadapi.

8  .  Testimoni

Carilah review dan testimoni dari para pengguna web hosting yang menjadi bidikan Anda. Bacalah sebanyak-banyaknya testimoni baik yang baik maupun yang negatif, jadi Anda bisa memahami kelebihan dan kekurangan web hosting tersebut dengan lebih baik.

Jangan hanya mengandalkan satu review dari satu situs, apalagi dari situs web hosting itu saja. Karena mereka tentu saja hanya akan menampilkan review dan testimoni yang baik saja.

9  .  Harga dan Paket Web Hosting vs Kebutuhan

Dalam menentukan layanan web hosting, Anda harus menentukan terlebih dahulu apa kebutuhan Anda ?

Baca juga :   MENGENAL APA ITU TRAFIK PANAS DAN TRAFIK DINGIN

Apa jenis website yang akan Anda buat ? Apakah memerlukan kapasitas penyimpanan data yang besar ? Apakah perlu hosting yang memiliki kecepatan tinggi ? Atau apakah Anda butuh keamanan tingkat tinggi (jika website Anda melibatkan database dan uang /kartu kredit)?

Setelah Anda melihat dan menentukan kebutuhan Anda, carilah pilihan-pilihan dari berbagai perusahaan web-hosting, bandingkan fitur-fitur yang serupa sesuai kebutuhan Anda, misalkan : Anda seorang pemula maka bandingkan fitur-fitur paket pemula dari beberapa perusahaan hosting.

Gunakan beberapa acuan di atas sebagai bahan membuat pertimbangan.

Jangan hanya tergiur dengan harga murah saja atau berbagai paket unlimited.

Sekali lagi tidak ada yang unlimited, tanyakan dulu, pastikan berapa kapasitas maksimalnya dengan bertanya ke customer service.

Dengan bertanya kepada petugas customer service, selain Anda mendapat informasi, Anda juga bisa melihat seberapa responsif dan membantu customer service perusahaan tersebut.

Sebagai gambaran, berikut beberapa layanan pemula dari beberapa perusahaan hosting :

 1  .  niagahoster.co.id => paket bayi Rp. 13.900 / bulan (shared hosting) (kontrak 12 bulan)

  => 500 MB disk space , unlimited bandwith, unlimited databases,

        1 domain gratis, instant backup, unlimited SSL gratis,

        multiple domain

 2 . jagoanhosting.com => paket ID IRON Rp 5.000 / bulan (shared hosting) (kontrak 12 bulan)

  => 100 MB disk space , unlimited bandwith, SSL gratis, multiple domain

3  .  beon.co.id             => paket JAVA Rp. 99.000/bulan (server IIX Premium) (kontrak 12 bulan)

  => unlimited disk space , unlimited bandwith, unlimited sub domain,

        instant backup,  SSL gratis, single domain

Paket di jagoan hosting sangat murah namun punya berbagai keterbatasan, sementara paket di beon paling mahal karena kualitas servernya lebih tinggi, dan punya berbagai kelebihan namun hanya untuk satu domain. niagahoster berada di tengah-tengah untuk masalah kualitas dan harga.

Mana yang harus dipilih ? Sekali lagi kembali ke kebutuhan Anda ? Itu tergantung dari jawaban Anda untuk pertanyaan-pertanyaan yang saya sudah buat daftarnya di atas. Jika website Anda akan diisi dengan banyak video dan gambar yang berkualitas tinggi tentu akan butuh kapasitas penyimpanan data dan kecepatan server yang besar. Jika Anda akan membuat website yang melibatkan transaksi kartu kredit dan perbankan tentu Anda butuh hosting dengan tingkat keamanan kelas satu. Jika Anda hanya akan membuat blog yang isinya tulisan dan satu dua gambar kecil tentu tidak membutuhkan kualitas web hosting nomor wahid.

Jadi sebenarnya jika Anda mau belajar, maka membuat website tidaklah semahal yang Anda kira. Anggaplah Anda ingin membuat sebuah website dengan kualitas menengah, maka Anda akan membutuhkan : biaya pembelian domain Rp 140.000 + Sewa hosting niagahoster satu tahun Rp 13.900 x 12 bulan = Rp 166.800 jadi total pengeluaran = Rp 306.800

Anda dapat mempelajari cara membuat website dari banyak e-course, yang dapat Anda temukan lewat search engine (google), harganya juga tidak begitu mahal, di bawah Rp 500.000. Jika Anda ingin belajar otodidak banyak tutorial yang bisa Anda pelajari di youtube.

Biasanya jasa pembuatan website mahal karena mereka juga menyertakan paket seo (Search Engine Optimization). Jadi website Anda akan dioptimasi untuk kata kunci atau keyword yang Anda bidik, sehingga posisi website Anda di mesin pencari ada di halaman satu untuk kata kunci atau keyword Anda. Dan SEO memang membutuhkan pengetahuan dan pengalaman.

Semoga artikel ini bisa membawa pencerahan bagi Anda yang sedang mempertimbangkan untuk membuat website.

Sampai jumpa di artikel Saya berikutnya. Salam sukses.

download ebook videobook gratis

One thought on “Apa itu Website, Domain, dan Hosting ? (bagian kedua)”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>